Untuk Siswa Kelas XI TI A, B, C
- Jelaskan secara lengkap konsep DNS (Domain Name System)?
- Jelaskan konsep routing dalam jaringan komputer?
- Jelaskan 3 buah topologi dalam komputer, kekurangan dan kelebihannya?
- Jelaskan media yang bisa digunakan dalam jaringan komputer, jelaskan pula kekurangan dan kelebihannya?
- Rencanakan sebuah jaringan komputer yang terdiri dari 5 jaringan dan 3 router?
Untuk Siswa Kelas XII TI
Tujuan
- Siswa dapat memahami manfaat/kegunaan dari Samba Server.
- Siswa dapat melakukan konfigurasi Samba server pada system
- Siswa dapat melakukan konfigurasi samba Primary Domain Controler (PDC)
PERALATAN YANG DIBUTUHKAN
1. PC yang terhubung ke system jaringan minimal 2 buah, 1 Debian PC untuk Samba Server, dan 1 Windows PC sebagai client.
2. Program utama yang digunakan adalah :
· Samba_3.0.10-1_i386.deb
· Swat_3.0.10-1_i386.deb
· WinXP_SignOrSeal registry patch
Pendahuluan
Samba merupakan aplikasi UNIX yang memanfaatkan protocol SMB (Server Message Block). Sebagian system operasi memanfaatkan SMB dalam komunikasi client-server-nya, termasuk Windows dan OS/2. Samba memungkinkan mesin Linux berkomunikasi dengan menggunakan mesin Windows/Dos maupun OS/2. Samba dapat digunakan untuk :
- Menghubungkan setiap mesin Unix (termasuk Linux ) dengan mesin Dos/Windows.
- Menempatkan mesin Unix (Linux) sebagai Primary Domain Controller sebagaimana yang dilakukan oleh Windows NT/2000 Server.
Samba juga dapat digunakan untuk:
- Berbagi (share) file dan printer pada semua komputer yang terhubung ke jaringan.
- Membantu pengguna browsing di network neighborhood.
- Memberikan otentikasi kepada setiap klien yang login kedalam domain pada suatu jaringan.
Struktur File Konfigurasi
[global]
…
[homes]
….
[data]
…..
[printers]
….
Masing masing label di atas ditandai dengan kurung siku (tanda [ dan ]). Masing masing label memiliki satu bagian. Ada dua kategori bagian bagian tersebut, yaitu kategori global dan kategori share. Kategori global didefinisikan dengan label [global], sedangkan semua bagian yang lain masuk ke dalam kategori share.
Domain Controller
Microsoft menerapkan protokol SMB dengan nama CIFS (Common Internet File system). Dalam membatasi dan mengelompokan jaringannya, microsoft menggunakan konsep windows domain , yang kumpulan workstation yang menjalankan protokol SMB. Dalam satu Domain, terdapat sebuah domain controller.
Aplikasi samba biasanya dijalankan di daemon. Dua aplikasi utamanya adalah:
1.smb
Daemon yang memberikan layanan berbagi file dan printer dalam sebuah jaringan yang menggunakan protocol
SMB. Smbd juga memberikan otentikasi dan otorisasi bagi klienya.
2.nmbd
Daemon yang memanfaatkan Windows Internet Name Service’(WINS), dan membantu klien untuk browsing di network neighborhood.
Selain 2 daemon utama tadi, aplikasi samba juga mempunyai beberapa program pendukung yaitu :
1. smbclient
Klien dengan tampilan mirip ftp untuk mengakses SMB resource share ( mengakses share file ).
2. smbstar
Program yang mem-back-up data yang dishare. Mirip tar di Linux.
3. nmblookup
Program yang membantu mencari nama (names lookup) dengan memanfaatkan NetBios over
TCP/IP. Nmblookup dapat digunakan untuk meresolve dari nama komputer ke nomer IP dan
sebaliknya.
4. smbpasswd
Program yang memungkinkan administrator mengatur password yang terenskripsi yang dipergunakan
oleh samba server.
5.smbstatus
Program yang meminitor status terakhir dari share resources yang diberikan oleh service samba.
6.testparm
Program kecil untuk melakukan proses debug (memeriksa parameter) terhadap file konfigurasi samba (smb.conf)
7.swat
Samba Web AdministrationTool ,program Bantu yang memberikan interface model web untuk
mengadministrasi Samba. SWAT yang mempermudah edit smb.conf (file konfigurasi samba) mengatur
resource share, melihat status samba terakhir, dengan dukungan-dukungan file help yang sangat
bermanfaat.
Jawaban pada kolom komentar
Paling Lambat tanggal 5 Desember 2008







